Kamis, 12 April 2012

Legalitas Forex

Apa tujuan Legalitas Forex itu? Legalitas artinya sah/keabsahan. Legalitas Forex adalah sah/keabsahan di Forex. Tentu para calon investor forex tidak ingin ada semacam penipuan terhadap dananya. Oleh karena itu usaha Forex ini memerlukan sebuah Badan regulator dari pemerintahan yang mengawasi kegiatan-kegiatan berbagai perusahaan investasi Forex.

Forex tergolong dalam bursa berjangka. Yaitu investasi derivatif (turunan) dari produk investasi saham dan kawan-kawannya. Pada awalnya produk derivatif ini hanya dilakukan di perdagangan index dan komoditi. Lalu bertambah anggota baru yaitu perdagangan valuta asing yang bernama forex.

Salah satu badan regulator pemerintah yang mengawasi investasi forex ini adalah CFTC (Commodity Futures Trading Commision) dan NFA (National Futures Association). Badan ini terletak di US. Di Indonesia regulator yang mengawasi kegiatan berbagai perusahaan pialang ini ada di bawah wewenang Bappebti (Badan Pengawas Berjangka dan Komoditi), BBJ (Bursa Berjangka Jakarta) serta KBI (Kliring Berjangka Indonesia). Karena perdagangan forex ini sifatnya perdagangan internasional dan lintas negara. Maka para pialang yang ingin menjadi anggota CFTC dan NFA tidak harus dari negara Amerika saja.

Di bawah ini adalah tips-tips untuk menghindari Penipuan di dalam Forex terutama dalam memilih Pialang (dari belajarforex.com):

  1. Curigai setiap skema investasi yang terlalu bagus untuk dipercaya.
  2. Hindari perusahaan yang menjanjikan keuntungan besar bagi dana yang Anda investasikan.
  3. Hindari perusahaan yang menjanjikan tidak ada resiko sama sekali dalam bertrading forex melalui mereka.
  4. Jangan melakukan margin trading kecuali Anda mengetahui apa itu artinya.
  5. Pertanyakan mereka yang mengklaim bahwa mereka bertrading melalui "Interbank Market".
  6. Berhati-hatilah untuk setiap proses pembayaran via internet dan tidak melibatkan transfer antar bank.
  7. Biasanya para pialang ilegal menyasarkan promosinya ke negara-negara berkembang atau etnis tertentu.
  8. Pastikan anda mengetahui track record perusahaan tempat anda berinvestasi.
  9. Cari third opinion dari mereka yang pernah berinvestasi di sana.
  10. Hubungi investment advisor Anda sebelum berinvestasi.

Original Posted by Kiki Husni Kamil

Mekanisme Forex


Setiap investasi tentu memiliki mekanisme tersendiri. Begitupula Forex ini yang secara garis besar terdapat investor, pialang, dan market. Namun investor, pialang dan market tidak melakukan transaksi antar muka seperti layaknya investasi-investasi yang lain dan berbentuk fisik. Rata-rata hubungan investor dan pialang dihubungkan oleh alat komunikasi jarak jauh. Hal ini untuk memudahkan transaksi cepat, mudah dan aman.

Masing-masing elemen (investor, pialang, market) mempunyai tugasnya. Anda sebagai investor tentu mentradingkan uang anda dengan menganalisis market baik itu secara fundamental maupun teknikal. Sedangkan tugas broker yaitu menjadi pengumpul data-data transaksi dari investor dan akan diteruskan ke bursa atau market. Market atau bursa di sini adalah tempat pertemuan penjual dan pembeli dalam bertransaksi.

Lalu apa bedanya bursa dengan pasar konvensional? Pasar konvensional biasanya dilakukan berdasarkan retail perorangan. Sedangkan bursa dilakukan berdasarkan akumulasi seluruh transaksi jual-beli lalu dieksekusi.

Contoh kasus adalah ada seorang Investor bernama Hasan. Lalu dia menganalisa pair GBP/USD dan menyimpulkan bahwa GBP akan menguat terhadap USD. Oleh karena itu Hasan membeli GBP tersebut sebesar 1 lot. (1 lot = 10.000 pound). Tentunya Hasan menggunakan sebuah alat/platform yang menghubungkan investor dan market. Platform ini disediakan oleh pihak pialang yang dipilih Hasan.

Setelah Hasan melakukan transaksi Beli untuk GBP/USD. Maka transaksi ini akan dicatat oleh pialang. Di sini pialang akan mencatat seluruh transaksi Hasan dalam periode tertentu yang nantinya akan diteruskan ke bursa yang bersangkutan. Setelah bursa menerima transaksi Hasan yang diberikan oleh pialang. Maka bursa mengirim hasil yang Hasan peroleh ke pialang. Lalu Pialang akan mengirim hasilnya ke Hasan.

Original Posted by Kiki Husni Kamil

Selasa, 27 Maret 2012

Apa itu Forex?



Forex adalah singkatan dari Foreign Exchange yang berarti kegiatan pertukaran mata uang asing. Sedangkan Forex Trader adalah pelaku transaksi jual dan beli untuk mendapatkan keuntungan dengan mengikuti pergerakan perubahan harga mata uang asing dalam kurun waktu tertentu.

Dalam kehidupan sehari-hari forex ini sangat erat kaitannya dengan transaksi jual beli pada umumnya. Misalkan ketika si A membeli sebuah pulpen dari si B seharga Rp500,- dan si A memprediksikan harga pulpen ini akan naek bulan depan. Ternyata bulan depan prediksi si A benar karena pulpen tersebut baru nge-trend dan banyak peminat. Maka si A pun menjual pulpen tersebut kepada orang lain seharga Rp1000,-. Pada akhirnya si A memperoleh keuntungan Rp500,-.

Dari contoh kasus di atas forex dapat digambarkan seperti itu. Tetapi pada aplikasinya jual beli di forex adalah uang itu sendiri. Misalkan si A membeli $1 dari si B seharga Rp8500,- dan si A memprediksikan harga $1 tersebut akan naik bulan depan. Ternyata bulan depan prediksi si A benar karena berbagai alasan harga rupiah turun dari dolar sehingga harga $1 tersebut menjadi Rp10.000,-. Maka si A menjual dolar tersebut kepada orang lain seharga Rp10.000,-. Si A mendapatkan untung Rp1.500,-. Hmm kelihatannya kecil bukan keuntungan yang diperoleh si A? Lalu bagaimana jika si A membeli $100 dari si B dengan harga $1=Rp8.500,- dan menjualnya $1 seharga Rp10.000,-. Maka keuntungan yang diperoleh si A ini adalah Rp1.500 x 100 = Rp150.000. Wah lumayan besar bukan?

Apa akan selalu untung seperti itu? Sebelum saya menjawab pertanyaan ini akan saya tegaskan bahwa semua investasi tidak ada yang 100% selalu untung. Jika anda membuka warung, kios, MLM, perusahaan industri, dll. Pasti akan ada saat-saat mengalami kerugian. Oleh karena itu di forex trading ini kerugian pasti akan selalu ada. Tinggal bagaimana seorang trader tersebut meminimalisir kerugian. Forex merupakan salah satu investasi dengan high return dibanding investasi lain. Anda bisa menghasilkan keuntungan di forex bahkan sampai 50% perhari. Namun hal ini diiringi dengan resiko yang besar. Maka dari itu forex tidak cocok untuk semua investor, bagi anda yang ingin main safe mungkin forex bukan media investasi yang cocok. Tetapi bagi investor yang siap dengan resiko, maka tidak salah forex bisa jadi pilihan tepat bagi anda.

Original Posted by Kiki Husni Kamil